HOT...!!!

abg

semprotan pejunya kuluar ngecret di mulutku

Aku bersantai sambil nonton tv sampai kantuk datang menyerang. TV kumatikan dan aku masuk
kamarku, rebahan diranjang dan tak lama kemudian aku tertidur. Tidak tau berapa lama aku tertidur, aku terbangun karena toketku terasa ada yang meremas2. Aku membuka mata, kulihat mas Arman tersenyum melihatku, "Nes, ngelanjutin yang tadi pagi mau enggak". Dia sudah bertelanjang bulat berbaring disebelahku. k ontol besarnya sudah ngaceng sempurna. Tanpa
menunggu jawabkanku, segera aku ditelanjanginya, bibirku diciuminya sambil meremas2 toketku sudah mulai mengeras, pentilku di pilin2nya, aku hanya bisa ber ah uh karena rangsangan yang luar biasa itu. Aku malah mengimbangi ciuman ganasnya. Pentilku langsung diserbunya, diemut2nya dengan rakusnya sehingga pentilku langsung mengeras, sementara itu toketku terus saja diremas2nya. Puas mengemut pentilku, jilatan lidahnya turun ke arah perutku, terus ke bawah lagi dan mampir di n onokku. Lidahnya segera membelah bibir n onokku dan menjilati i tilku, aku
mengangkangkan pahaku sehingga mempermudah dia menggarap i tilku. Aku mulai mengerang2 saking nikmatnya yang melanda tubuhku. "Aasshhg.. hngghh.. ssshhhg.." badanku melintir, bergeliat-geliat oleh kilikan jilatan di i tilku. Dia makin bersemangat karena eranganku. Tiba2 dia melepaskan jilatannya, segera menaiki tubuhku yang sudah telentang pasrah, siap untuk dienjot, dia membasahi kepala k ontolnya dengan ludahnya kemudian ditempelkan ke bibir n onokku dan langsung ditusuk masuk. "Hhgghh.." sekali lagi aku mengejang kali ini oleh sodokan k otolnya. Tapi
karena sudah cukup siap, dengan mudahnya dia menancapkan k ontolnya ke dalam n onokku. Aku menggelepar ketika menyambut masuknya k ontolnya yang cepat amblas ke dalam n onokku. Begitu tertanam didalam, k ontolnya dienjotkan keluar masuk pelan2. Terasa banget k ontolnya yang besar menyeruak masuk mengisi lobang n onokku yang terdalam. "Hhsssh, dalemm bangett mas", spontan keluar eranganku, "nikmat banget rasanya". Dia terus mengenjotkan k ontolnya keluar masuk, aku merangkul lehernya dan kedua kakiku membelit pahanya. Dia makin gencar mengenjotkan k ontolnya keluar masuk sehingga aku makin menggeliat saking nikmatnya. "Mas, ennakk. Duhh dalem bangett masuknya mas. Aaa.. dikorek-korek gitu Ines pengenn kluarr. Ayyo mas..adduuh", erangku gak karuan. ".. Iyya ayyo aaahhgh.. ssshgh.. hghrf.. ennaak n onokmu Nes, aku juga mo ngecret .. sshmmmh.." "Hhsss.. aduuhh tobatt mas.. hahgh ooghh.. k ontolnya masuk dalem sekali mas, gedee sekalli, aduuh.. mas. lebih nikmat dari tadi pagi deh." k ontolnya makin dipompa keras2, nikmat banget rasanya. "Heg.. yaang kerass mas.. shh, iya gittu..aduh..ssshgh..
heehh.. ayyo.. ayoo mas.. aaahgh.. sshgh. Ines udah mo nyampe.. aduhh.. hghshh.. hrrgh.." Dia meremas2 toketku, sampai akhirnya akupun nyampe. Dadaku membusung, seolah-olah tubuhku terangkat-angkat oleh tarikannya yang meremasi kedua toketku. Tapi menjelang tiba di saat dia
ngecret, dia mencabut k ontolnya dan langsung tegak berlutut sambil menarik kedua lenganku sehingga aku ikut bangun terduduk. Dia menekan kepalaku ke arah k ontolku yang tegang mengangguk2 berlumuran cairan n onokku. '"Ayo Nes isepin sampe ngecret." Tanpa ragu-ragu aku langsung mencaplok dan mengocok k ontolnya dengan mulutku. Tidak bisa semua, hanya tertampung kepalanya saja dimulutku, tapi ini sudah cukup membuat dia ngecret di mulutku. Aku agak tersedak karena semprotan pejunya yang tiba2, dia terus menekan kepalaku supaya tidak melepaskan kulumanku sehingga pejunya tertelan olehku. Setelah keluar semua, aku melepas
mulutku, langsung meringis. "Kenapa Nes, nggak enak ya rasanya?" tanyanya geli. "Asin rasanya mas.." jawabku ikut geli. "Emang enak sih dikeluarin pake mulut?" kataku sambil bergerak bangun untuk ke kamar mandi mencuci bekas-bekas permainan ini. "Oo.. sama kamu sih pasti enak aja." jawabnya sambil ikut bangun menyusulku.

Di kamar mandi, mas Arman memelukku dari belakang, aku belum sempet bebersih ketika tangannya mulai meremas toketku, pentilnya diplintir2 sambil menciumi kudukku. Aku menggelinjang kegelian. Aku mencari kontolnya, astaga, sudah mulai ngaceng lagi rupanya. Kuat banget dia, baru aja ngecret di mulutku sudah mulai ngaceng lagi. "Kuat banget sih mas, baru Ines emut sampe ngecret udah ngaceng lagi", kataku. "Iya tadi kan ngecret dimulut kamu, sekarang pengen ngecret lagi di n onok kamu", jawabnya sambil terus meremesi toketku. Leherku terus saja diciumi, dijilati dengan penuh napsu. Akupun tidak tinggal diam, k ontolnya yang makin keras aku remes dan kocok2 biar sempurna ngacengnya. "Mas, Ines isep lagi ya", kataku sambil jongkok di depannya. Ujung k ontolnya kujilati dan kemudian giliran kepala k ontolnya, terus ke pangkalnya, kemudian ke biji pelernya. Dia mengangkat kaki kanannya supaya aku mudah menjilati k ontolnya. Kemudian jilatanku naik lagi keatas, dan kepalanya langsung kukulum. Kepalaku mengangguk2 seiring keluar masuknya k ontolnya dimulutku, sambil ngisep, biji pelernya aku elus2. "AAh Nes, nikmat banget deh", erangnya. Dia memegang rambutku dan mendorong k ontolnya keluar masuk mulutku dengan pelan. Sepertinya dia udah tidak tahan lagi, aku diseretnya keluar kamar mandi dan ditelentangkan di ranjang. Pentilku menjadi sasaran jilatannya, jilatan berubah menjadi emutan, bergantian pentil kiri dan kanan. kemudian jilatannya turun ke perut, kemudian ke pusar sampe akhirnya ke jembutku. Jarinya mulai mengelus bibir n onokku, kemudian jilatannya mulai menjelajahi n onokku yang sudah basah kembali. Jilatannya tidak langsung ke i tilku tapi berputar2 sekitar nonokku. Ke daerah paha, terus kedaerah pantat dan naik lagi. "Mas, nakal ih", desahku, napsu sudah kembali menguasaiku. Jilatannya diarahkan ke itilku sambil memasukkan jarinya ke n onokku. Dia menggerakkan jarinya keluar masuk n onokku. "Maas", desahku saking napsunya. pinggulku menggeliat kekiri kekanan.

Akhirnya sampailah saat yang kutunggu2, mas Arman menaiki badanku, ditindihnya aku, k ontolnya diarahkan ke n onokku yang sudah basah banget. Kepalanya diusap2kan dibibir n onokku. Aku mengangkat pantatku ke atas sehingga bless masuklah kepala k ntolnya membelah nonokku.
Dia mulai mengeluar masukkan k ontolnya ke n onokku, pelan2, makin lama makin cepat, sampe akhirnya dengan satu enjotan yang keras, seluruh k ontolnya nancep dalem sekali di n onokku. "Maas, nikmat sekali", jeritku. Aku menggelinjang makin gak beraturan seiring dengan enjotan k ontolnya keluar masuk n onokku dengan cepat dan keras. Kakiku menjepit pinggulnya, kemudian diletakkan di pundaknya, dia pada posisi berlutut, makin terasa gesekan kontolnya ke dinding nonokku, nikmat banget. n onokku mulai berdenyut2 meremes2 kontolnya yang terus bergerak
lincah keluar masuk. "Mas, Ines udah mau nyampe nih, terus enjot yang keras mas, aah", erangku lagi. Dia makin semangat mengenjot n onokku. Tiba2 dia berhenti dan mencabut k ontolnya, "Maas", protesku. Ternyata dia pengen ganti posisi. Aku disuruhnya nungging dan kembali k ontolnya
melesak masuk n onokku dari belakang, doggie style. pantatku dipeganginya sementara dia mengenjotkan k ontolnya keluar masuk. Toketku yang berguncang2 seirama dengan enjotan k ontolnya diraihnya, diremes2nya, pentilnya diplintir2, menambah kenikmatan yang sedang
mendera tubuhku. "Terus maas", erangku lagi, aku mencengkeram seprei dengan kuat saking nikmatnya. Aku memaju mundurkan badanku supaya kontolnya nancep dalem sekali di n onokku, sampe akhirnya, "Terus maas, Ines nyampe lagiii". Dinding n onokku berdenyut2 mengiringi sampenya aku, dia terus saja mengenjot n onokku dengan cepat. Aku nelungkup, capai banget rasanya meladeni napsunya. Dia membaringkan dirinya, k ontolnya masih tegak berdiri berlumuran cairan nonokku. "Nes, kamu yang diatas ya, aku belum keluar neh", pintanya.

Aku menempatkan diriku diatasnya, kontolnya kupegang dan langsung kutancapkan ke n onokku, badan kutekan kebawah sehingga langsung aja kontolnya ambles semua di nonokku. Aku mulai menggoyang pinggulku, kekiri kekanan, maju mundur, berputar2. biar cape, tapi nikmat banget
rasanya gesekan k ontolnya ke n onokku. Toketku diremes2nya sambil memlintir2 pentilnya. Aku merubah gerakanku menjadi keatas kebawah mengocok k ontolnya dengan n onokku. "Mas, nikmat banget deh", erangku. Akhirnya aku tidak bisa menahan diriku lebih lama lagi, aku ambruk didadanya karena nyampe untuk kesekian kalinya. "Mas, belum mau ngecret ya, Ines lemes mas", desahku. "Tapi nikmat kan", jawabnya. "Nikmat banget mas". Dia berguling tanpa mencabut k ontolnya dari n onokku sehingga sekarang dia ada diatasku. dia mulai lagi mengenjotkan kontolnya keluar masuk nonokku. "Nes, aku udah mau ngecret, erangnya sambil mempercepat enjotannya. Dia terus mengenjotkan kontolnya keluar masuk n onokku, sampe akhirnya, "Nes", erangnya. terasa sekali semburan pejunya membanjiri nonokku. Kami berdua terkulai lemas.
HOME

Nikmatnya disetubuhi pembantu lelaki

Aku duduk di meja makan membaca koran setelah menyantap makan siangku. Dia sedang ngepel di ruang makan. Aku sengaja mengangkangkan pahaku, sehingga dasterku yang mini itu makin tersingkap ke atas dan pastinya cd ku akan bisa dilihat dengan jelas oleh dia yang sedang ngepel itu. Aku tau bahwa dia pasti sedang melotot melihat paha dan cdku walaupun aku tidak melihatnya karena terhalang meja makan, karena dia tidak selesai2 ngepel lantai di sekitar meja makan itu. Aku kaget juga karena ternyata dia berani banget. Aku merasa ada rabaan di pahaku. Paha makin kukangkangkan karena aku tau pasti dia sedang ngelus2 pahaku. Aku jadi menggeliat2 karena rabaannya pada paha bagian dalam, "Aah", erangku, karena napsuku mulai naik. "Kenapa mbak, napsu ya", katanya. "Tanganmu nakal sih", kataku terengah. "Abis kamu nantang duluan sih. Udah tau aku lagi ngepel pake ngangkangin paha segala", jawabnya dengan tetap ngelus2 pahaku, elusannya makin lama makin naik ke atas. Kini tangannya mulai meraba dan meremes no nokku dari luar cdku, Aku semakin terangsang karena ulahnya, "Aku jadi napsu nih", erangku. "Iya mbak, cd kamu udah basah begini. Kamu ternyata napsunya besar ya, mau ngen tot gak dengan aku", katanya terus terang. Aku terdiam mendengar ajakannya yang to the point itu. Aku yakin kon tolnya pasti udah ngaceng berat. Terasa jarinya menyusup kedalam cdku lewat samping. Memang aku pake cd yang minim sekali sehingga dia mudah mengakses no nokku dari samping cdku. Terasa sekali jarinya mengorek2 no nokku mencari i tilku, setelah ketemu langsung saja dikilik2nya. "Aah...", erangku. no nokku menjadi makin basah. Aku duduknya menjadi setengah melorot sehingga dasterku makin terangkat keatas, membebaskan selangkanganku. Dia makin nakal ulahnya, pahaku makin dikangkangkannya dan terasa hembusan napasnya yang hangat di pahaku. Dia mulai menjilati pahaku, dari bawah bergerak perlahan keatas sambil digigit2nya pelan. Aku menggigil menahan geli saat lidahnya menyelisuri pahaku. "kamu pinter banget ngerangsang aku, udah biasa ngerangsang cewek ya", kataklu terengah. CD ku yang minim itu dengan mudah disingkirkan disingkirkan kesamping dan tak lama kemudian terasa lidahnya menghunjam ke no nokku yang sudah sangat basah. Aku hanya pasrah saja atas perlakuannya, aku hanya bisa mengerang karena rangsangan pada no nokku itu. Lidahnya menyusup ke dalam no nokku dan mulai bergerak keatas. Aku makin mengejang ketika dia mulai menjilati i tilku. "aku sudah pengen dien tot", aku mengerang saking napsunya. Dia menghentikan aksinya, berdiri dan menarikku berdiri juga. Karena rumah sedang sepi, dia langsung memelukku dan mencium bibirku dengan napsunya. Lidahnya menerobos bibirku dan mencari lidahku, segera aku bereaksi yang sama sehingga lidah kami saling membelit didalam mulutku. Pelukannya makin erat, Terasa ada sesuatu yang mengganjal diperutku, kon tolnya rupanya sudah ngaceng berat seperti dugaanku. Tangannya mulai bergerak kebawah, meremas pantatku dari luar dasterku, sedang tangan satunya masih ketat mendekapku. Aku menggelinjang karena remasan dipantatku dan tekanan kon tolnya yang ngaceng itu makin terasa diperutku. "Aah", lenguhku sementara bibirku masih terus dikulumnya dengan penuh napsu juga. Lidahnya kemudian dikeluarkan dari mulutku, bibirku dijilati kemudian turun ke daguku. Tangannya bergeser dari pantatku ke arah no nokku, "Aah", kembali aku mengerang ketika jarinya mulai mengilik no nokku dari luar cdku. Lidahnya mengarah ke leherku, dijilatinya sehingga aku menggeliat2 kegelian. Sementara itu jarinya sudah menyusup kembali ke dalam cdku lewat samping dan mulai mengelus2 no nokku yang sudah sangat basah itu dan kemudian menjadikan i tilku sasaran berikutnya.Digerakkannya jarinya memutar menggesek i tilku. Aku menjadi lemes dan bersender dipelukannya. "mbak kekamarmu aja yuk", katanya sambil menyeret tubuhku yang lemes itu kekamarku.
Di kamar aku didorongnya dengan keras sehingga terbaring diranjang, sementara dia mengunci pintunya. Korden jendela ditutupnya sehingga ruangan menjadi agak gelap. Dia segera menghampiriku, cdku ditariknya sehingga lepas dan dia mulai menggarap no nokku lagi. "mbak, jembut kamu lebat sekali, gak heran napsu kamu gede banget. Dikilik sebentar aja udah basah begini", katanya sambil mengangkangkan pahaku lagi. Jembutku disingkirkannya dan langsung saja mulutnya menyosor no nokku lagi. Bibir no nokku diemutnya, lidahnya menyusup masuk melalui bibir no nokku. Tanpa sadar aku meremes2 rambutnya. Lidahnya mulai menjilati i tilku, perutku mengejang karena menahan kenikmatan rangsangannya. "Aah terus dong, enak", teriakku. Kepalanya kutekan sehingga menempel erat di no nokku. Lidahnya makin seru saja mengilik no nok dan i tilku. Cairan no nokku diisepnya, itu membuatku makin melayang2. Ketika aku udah hampir nyampe, dia menghentikan aksinya, "Kenapa brenti", protesku. "aku sudah ampir nyampe". Dia membuka baju dan celananya, sekaligus dengan cdnya, benar dugaanku. Ternyata kon tolnya besar dan panjang, berdiri tegak karena sudah ngaceng berat. Aku ditariknya bangun kemudian disuruh menelungkup dipinggir ranjang, saat itu aku masih memakai daster miniku. Dia memposisikan dirinya dibelakangku, punggungku didorong sedikit sehingga aku menjadi lebih nungging. Pahaku digesernya agar lebih membuka. Aku menggelinjang ketika merasa ada menggesek2 no nokku. no nokku yang sudah sangat licin itu membantu masuknya kon tol besarnya dengan lebih mudah. Kepala kon tolnya sudah terjepit di no nokku. Terasa sekali kon tolnya sesek mengganjal di selangkanganku. "Aah, gede banget kon tolmu", erangku. Dia diam saja, malah terus mendorong kon tolnya masuk pelan2. Aku menggeletar ketika kon tolnya masuk makin dalam. Nikmat banget rasanya kemasukan kon tolnya yang besar itu. Pelan2 dia menarik kon tolnya keluar dan didorongnya lagi dengan pelan juga, gerakan keluar masuk kon tolnya makin cepat sehingga akhirnya dengan satu hentakan kon tolnya nancep semua di no nokku. "Aah, enak banget kon tolmu", jeritku. "no nokmu juga peret banget deh mbak. baru sekali aku ngerasain no nok seperet no nokmu", katanya sambil mengenjotkan kon tolnya keluar masuk no nokku. "Huh", dengusku ketika terasa kon tolnya nancep semua di no nokku, Terasa biji pelernya menempel ketat di pantatku. no nokku terasa berdenyut meremes2 kon tolnya yang nancep dalem sekali karena panjangnya. Tangannya yang tadinya memegang pinggulku mulai menyusup kedalam dasterku dan meremes toketku dengan gemesnya. Aku menjadi menggelinjang karenanya, sementara itu enjotan keluar masuk kon tolnya makin dipercepat. Tubuhku makin bergetar merasakan gesekan kon tolnya di no nokku. "Enak , enjotin yang keras, aah, nikmatnya", erangku gak karuan. Keluar masuknya kon tolnya di no nokku makin lancar karena cairan no nokku makin banyak, seakan menjadi pelumas kon tolnya. Dia menelungkup dibadanku dan mencium kudukku. Aku menjadi menggelinjang kegelian. Pinter banget dia merangsang dan memberi aku nikmat yang luar biasa. Toketku dilepaskannya dan tangannya menarik wajahku agar menengok ke belakang, kemudian bibirku segera diciumnya dengan napsunya. Lidahnya kembali menyusup kedalam mulutku dan membelit lidahku. Tangannya kembali menyusup kedalam dasterku dan meneruskan tugasnya meremes2 toketku. Sementara itu, kon tolnya tetep dienjotkan keluar masuk dengan cepat dan keras. Jembutnya yang kasar dan lebat itu berkali2 menggesek pantatku ketika kon tolnya nancep semuanya di no nokku. Aku menjadi mengerang keenakan berkali2, ini menambah semangatnya untuk makin mgencar mengenjot no nokku. Pantatku mulai bergerak mengikuti irama enjotan kon tolnya. Pantatku makin cepat bergerak maju mundur menyambut enjotan kon tolnya sehingga rasanya kon tolnya nancep lebih dalem lagi di no nokku. "Terus , enjot yang keras, aah nikmat banget deh dien tot kamu", erangku. Dia makin seru saja mengenjot no nokku dengan kon tolnya. Aku tersentak. Perutku terasa kejang menahan kenikmatan yang luar biasa. Bibirku kembali dilumatnya, aku membalas melumat bibirnya juga, sementara gesekan kon tolnya pada no nokku tetep saja terjadi. Akhirnya aku tidak dapat menahan rangsangan lebih lama, no nokku mengejang dan "aku nyampe aah", teriakku. no nokku berdenyut hebat mencengkeram kon tolnya sehingga akhirnya, kon tolnya mengedut mengecretkan pejunya sampe 5 semburan. Terasa banget pejunya yang anget menyembur menyirami no nokku. kon tolnya terus dienjotkan keluar masuk seiring ngecretnya pejunya. Akhirnya aku ambruk keranjang dan dia menindihku. Napasku memburu, demikian juga napasnya. kon tolnya terlepas dari jepitan no nokku sehingga terasa pejunya ikut keluar mengalir di pahaku. Dia segera telentang diranjangku supaya tidak menindih aku. "mbak, nikmat banget deh no nok kamu, peret dan empotannya kerasa banget", katanya. "Kamu sudah sering ngen tot ya, ahli banget bikin aku nikmat. Kamu ngen tot ama siapa aja", tanyaku. "Kalo enggak anak majikan ya istri majikan", jawabnya sambil cengar cengir. "Wah nikmat banget kamu, ada yang muasin kamu sembari kerja", jawabku sambil menelentangkan badanku disebelahnya.
Dia bangun dan masuk kamar mandi, memang kamarku ada kamar mandi didalemnya. Terdengar guyuran air, dia rupanya sedang membersihkan dirinya, sementara aku masih saja telentang di ranjang menikmati sisa2 kenikmatan yang baru saja aku rasakan. Dia keluar dari kamar mandi, dasterku yang sudah basah karena keringat dilepasnya sehingga aku terkapar telanjang bulat. "kamu napsuin deh mbak, toket kamu gede dan kenceng, mana pentilnya gede lagi", katanya. Aku hanya tersenyum mendengar ocehannya. "Aku paling suka liat jembut kamu, lebat banget sih. Aku paling napsu ngeliat cewek kayak kamu ini, toketnya gede kenceng dan jembutnya lebat, nikmat banget dien totnya," katanya lagi. Dia berbaring disebelahku dan memelukku, "mbak aku pengen lagi deh", katanya. Aku kaget juga dengernya, baru aja ngecret udah napsu lagi, tapi aku suka cowok kaya begini, udah kon tolnya gede dan panjang, kuat lagi ngen totnya. Dia mulai menciumi leherku dan lidahnya menjilati leherku. Aku menggelinjang dan mulai terangsang juga. Bibirku segera diciumnya, lidahnya kembali menyusup kedalam mulutku dan membelit lidahku. Sementara itu tangannya mulai meremes2 toketku dengan gemes. Dia melepaskan bibirku tetapi lidahnya terus saja menjilati bibirku, daguku, leherku dan akhirnya toketku. Pentilku yang sudah mengeras dijilatinya kemudian diemutnya dengan rakus. Aku menggeliat2 karena napsuku makin memuncak juga. "Aah, kamu napsu banget sih, tapi aku suka banget", erangku. Toketku yang sebelah lagi diremes2nya dengan gemes. Jari2nya menggeser kebawah, keperutlu, Puserku dikorek2nya sehingga aku makin menggelinjang kegelian. Akhirnya jembutku dielus2nya, tidak lama karena kemudian jarinya menyusup melalui jembutku mengilik2 no nokku. Pahaku otomatis kukangkangkan untuk mempermudah dia mengilik no nokku. "Aah", aku melenguh saking nikmatnya. Dia membalik posisinya sehingga kepalanya ada di no nokku, otomatis kon tolnya yang sudah ngaceng ada didekat mukaku. Sementara dia mengilik no nok dan i tilku dengan lidahnya, kon tolnya kuremes dan kukocok2, keras banget kon tolnya. Kepalanya mulai kujilati dan kuemut pelan, lidahnya makin terasa menekan2 i tilku sehingga pantatku terangkat dengan sendirinya. Enggak lama aku mengemut kon tolnya sebab dia segera membalikkan badannya dan menelungkup diatasku, kon tolnya ditancapkannya di no nokku dan mulai ditekennya masuk kedalam. Setelah nancep semua, mulai dia mengenjotkan kon tolnya keluar masuk dengan cepat da keras. Bibirku kembali dilumatnya dengan penuh napsu, sementara itu terasa banget kon tolnya mengisi seluruh ruang no nokku sampe terasa sesek. Nikmat banget ngen tot sama dia. Aku menggeliat2kan pantatku mengiringi enjotan kon tolnya itu. Cukup lama dia mengenjotkan kon tolnya keluar masuk, tiba2 dia berhenti dan mencabut kon tolnya dari no nokku. Dia turun dari ranjang dan duduk di kursi, aku dimintanya untuk duduk dipangkuannya mengangkang diantara kedua kakinya. Dia memelukku dengan erat. Aku sedikit berdiri supaya dia bisa mengarahkan kon tolnya yang masih ngaceng itu masuk ke no nokku. Aku menurunkan badanku sehingga sedikit2 kon tolnya mulai ambles lagi di no nokku. Aku menggeliat merasakan nikmatnya kon tolnya mendesak masuk no nokku sampe nancep semuanya. Jembutnya menggesek jembutku dan biji pelernya terasa menyenggol2 pantatku. Aku mulai menaik turunkan badanku mengocok kon tolnya dengan no nokku. Dia mengemut pentilku sementara aku aktif bergerak naik turun. Nikmat banget, kayanya lebih nikmat dari tadi. "Aah, enak banget deh, lebih nikmat dari yang tadi", erangku sambil terus menurun naikkan badanku mengocok kon tolnya yang terjepit erat di no nokku. no nokku mulai berdenyut lagi meremes2 kon tolnya, gerakanku makin liar, aku berusaha menancepkan kon tolnya sedalam2nya di no nokku sambil mengerang2. Tangannya memegang pinggulku dan membantu agar aku terus mengocok kon tolnya dengan no nokku. Aku memeluk lehernya supaya bisa tetep mengenjot kon tolnya, denyutan no nokku makin terasa kuat, dia juga melenguh saking nikmatnya' "mbak, empotan no nokmu kerasa banget deh, mau deh aku ngen tot ama kamu tiap hari". Akhirnya aku gak bisa menahan rangsangan lebih lama dan "aku nyampe, aah", teriakku dan kemudian aku terduduk lemas dipangkuannya. Hebatnya dia belum ngecret juga, kayanya ronde kedua membuat dia bisa ngen tot lebih lama. "Cape mbak", tanyanya tersenyum sambil terus memelukku. "He eh", jawabku singkat. Pelan dia mengangkat badanku dari pangkuannya sehingga aku berdiri, kon tolnya lepas dari jepitan no nokku. kon tolnya masih keras dan berlumuran cairan no nokku. Kembali aku dimintanya nungging dipinggir ranjang, doyan banget dia dengan doggie style. aku sih oke aja dengan gaya apa saja karena semua gaya juga nikmat buat aku. Dia menjilati kudukku sehingga aku menggelinjang kegelian, perlahan jilatannya turun ke punggung. Terus turun ke pinggang dan akhirnya sampe dipinggulku. Otot perutku terasa tertarik karena rangsangan jilatan itu. Mulutnya terus menjilati, yang menjadi sasaran sekarang adalah pantatku, diciuminya dan digigitnya pelan. Apalagi saat lidahnya mulai menyapu daerah sekitar lubang pantatku. Geli rasanya. Jilatannya turun terus kearah no nokku, kakiku dikangkangkannya supaya dia bisa menjilati no nokku dari belakang, Aku lebih menelungkup sehingga pantatku makin menungging dan no nokku terlihat jelas dari belakang. Dia menjilati no nokku, sehingga kembali aku berteriak2 minta segera dien tot, "nakal deh kamu, ayo dong aku cepetan dien totnya". Dia berdiri dan memposisikan kon tolnya dibibir no nokku dan dienjotkannya kedalam dengan keras sehingga nancep semua dengan sekali enjotan. Dia mulai mengenjot no nokku dengan kon tolnya, makin lama makin cepat. Aku kembali menggeliat2kan pantatku mengimbangi enjotan kon tolnya dino nokku. Jika dia mengejotkan kon tolnya masuk aku mendorong pantatku kebelakang sehingga menyambut kon tolnya supaya nancep sedalam2nya di no nokku. Toketku berguncang2 ketika dia mengenjot no nokku. Dia meremes2 toketku dan memlintir2 pentilnya sambil terus mengenjotkan kon tolnya keluar masuk. "Terus..., nikmat banget deh", erangku lagi. Enjotan berjalan terus, sementara itu aku mengganti gerakan pantatku dengan memutar sehingga efeknya seperti meremes kon tolnya. Dengan gerakan memutar, i tilku tergesek kon tolnya setiap kali dia mengenjotkan kon tolnya masuk. Denyutan no nokku makin terasa keras, diapun melenguh, "mbak, nikmat banget empotan no nok kamu". Akhirnya kembali aku kalah, aku nyampe lagi dengan lenguhan panjang, "Aah nikmatnya, aku nyampeee".Otot perutku mengejang dan aku ambruk ke ranjang karena lemesnya.
Aku ditelentangkan di ranjang dan segera dia menaiki tubuhku yang sudah terkapar karena lemesnya. Pahaku dikangkangkannya dan segera dia menancapkan kembali kon tolnya di no nokku. kon tolnya dengan mudah meluncur kedalam sehingga nancep semuanya karena no nokku masih licin karena cairan yang berhamburan ketika aku nyampe. Dia mulai mengenjotkan lagi kon tolnya keluar masuk. Hebat sekali staminanya, kayanya gak ada matinya ni orang. Aku hanya bisa terkapar menikmati sisa kenikmatan dan rangsangan baru dari enjotan kon tolnya. Dia terus mengejotkan kon tolnya dengan cepat dan keras. Dia kembali menciumi bibirku, lherku dan dengan agak membungkukkan badan dia mengemut pentilku. Sementara itu enjotan kon tolnya tetao berlangsung dengan cepat dan keras. Aku agak sulit bergerak karena dia agak menindih badanku, keringatku sudah bercampur aduk dengan keringatnya. Enggak tau sudah berapa lama dia mengen toti ku sejak pertama tadi. Dia menyusupkan kedua tangannya kepunggungku dan menciumku lagi. kon tolnya terus saja dienjotkan keluar masuk. Perutku mengejang lagi, aku heran juga kok aku cepet banget mau nyampe lagi dien tot dia. Aku mulai menggeliatkan pantatku, kuputar2 mengimbangi enjotan kon tolnya. no nokku makin mengedut mencengkeram kon tolnya, pantatku terkadang terangkat menyambut enjotannya yang keras, sampe akhirnya, "terus Bud, yang cepet, mbak udah mau nyampe lagi", teriakku. Dia dengan gencarnya mengenjotkan kon tolnya keluar masuk dan, "Aah aku nyampe lagi", aku berteriak keenakan. Berbarengan dengan itu terasa sekali semburan pejunya yang kuat di no nokku. Diapun ngecret dan ambruk diatas badanku. Kami sama2 terkulai lemes, lebih2 aku karena aku udah nyampe 3 kali sebelum dia akhirnya ngecret dino nokku. " kamu kuat banget deh ngen totnya, mana lama lagi. Nikmat banget ngen tot ama kamu. Kapan kamu ngen totin aku lagi", kataku. Dia tersenyum mendengar sanjunganku. "Kalo ada kesempatan ya aku sih mau aja ngen totin kamu. no nok kamu yang paling nikmat dari semua cewek yang pernah aku en tot", jawabnya memuji. Dia kemudian meninggalkanku terkapar telanjang karena nikmat.
Aku sebenarnya paginya baru disetubuhi oleh Oom Anton (langganan hwa ibu dan anak lelaki istri/tunangan selingkuh kerasukan on Nikmatnya Penis (.... wanita dan kera quot; klub hewan dan istri selingkuh -- ibu dan anak lelaki. istri/tunangan selingkuh. kerasukan. pelet/guna-guna Balan. Dukun Durjana. Nikmatnya Kolam Renang Ancol. Hwa - Aku, Istriku, dan Temanku (.... welcome to my site syairi's blog -- Gembira sekiranya lelaki menyatakan perasaan nikmatnya bila melakukannya. Jika Allah mengurniakan anak ia akan menjadi pembantu kepada setiap orang yang zalim. (.... nikmatnya 3some bagibagi pengalaman asyik cerita seks saran -- Nikmatnya 3some yang memadu nafsu, dua tubuh bugil bertindihan, lelaki Bu Henny tubuh sexy yang tergolek pasrah ini mesti disetubuhi (.... tarto stories -- Wanita ini ternyata pembantu, aku kira keponakan atau Kelamin lelaki masuk ke kelamin wanita, keluar bibit Nikmatnya! “Ehhhmmmmmm” reaksinya atas aksiku. (.... adik -- lelaki.com: tetek.com: azlin.com: ngewe.com: melayubogel.com: uitmsex.com disetubuhi.com: kemaluan.com: pelir.com: menjilat.com: pembantu.com: ramrao-adik-institute-of-technology.com (.... nafsu gila nafsu gila dua cerita -- dalam pikirannya betapa nikmatnya penis besar panjang itu bila mengaduk aduk dalam vaginanya. Pengalaman Mufidah saat disetubuhi oleh lelaki Oktober, Bi Tinah, seorang pembantu (.... perselingkuhan isteri setia 02 dalam kumpulan cerita dewasa kategori -- Sejenak aku sempat membayangkan, bagaimana nikmatnya toh suamiku sendiri sering berkhayal aku disetubuhi lelaki lain. Pembantu Hasrat: dark.blackest@yahoo.co.id: 25,615: Cerita (.... kumpulan cerita dewasa -- memiliki keistimewaan tertentu yang membuat seorang lelaki tinggal Ibu Intan dengan seorang anaknya, seorang pembantu aku demikian kurang ajar membayangkan ibu mertuaku disetubuhi (.... adik -- nikmatnya: wmboleh: bersetubuh: adika: selangkangan: pelakon lelaki: tetek: azlin: ngewe: melayubogel: uitmsex: gersang disetubuhi: kemaluan: pelir: menjilat: pembantu: ramrao adik institute of technology (.... nafsu gila -- ciuman barja , Mata Rianti memejam meresapi nikmatnya ciuman lelaki tua Ternyata Anto adalah lelaki yang sayang isteri dia merelakan isterinya disetubuhi mbah barja asalkan (....
Bayar hutang yang kebablasan… « KOMBET In Da Blog
Obrolan kami sempat terhenti karena pembantu pak Broto datang membawakan minuman pesananan majikannya. “Silahkan diminum bu Anti” “Oh iya pak. Terima kasih.” Tak lama langsung saja kuteguk minuman yang disuguhkan. . Aku disetubuhi dua laki-laki secara bersamaan. Benar-benar terasa nikmat sekali, ditambah lagi keduanya ditambah pak Broto merupakan sosok lelaki gagah, tampan dan enak dipandang. Pergumulan kami bertiga tak terasa membuatku orgasme berkali-kali,

Source: http://kombet.wordpress.com/2009/11/10/bayar-hutang-yang-kebablasan/

Pijat plus-plus dari pembantu | Cerita Dewasa
Suatu siang dia meneleponku ke kantor menginformasikan bahwa Uci udah berangkat sekolah dan Ade pergi less bahasa Inggris, itu artinya dia sendirian di rumah, artinya dia juga pengin disetubuhi. 5 Responses to “Pijat plus-plus dari pembantu”. Harrymao on September 15th, 2009 12:35 am. Mmbca tulisan td,aku jadi tertantang neh,untk menikmatinya..saya juga lelaki yang mempunyai gairah sex yg tinggi,umurku 30 penis sngt keras.kalo bolh saya pengen coba ma tini..pasti dia

Source: http://cerita.modelperawan.com/pijat-plus-plus-dari-pembantu/

mengetahui ciri-ciri gadis masih perawan
gadis yang tidak pernah disentuh oleh laki2, telinganya cantik dan nampak bersih, kalau gadis itu pernah disetubuhi atau telinganya pernah digigit atau dicium dan disentuh, secara otomatik bentuk telinga gadis itu akan berubah menjadi

Source: http://memekkey.blogspot.com/2009/06/mengetahui-ciri-ciri-gadis-masih.html

buat isteri-isteri - cara kekalkan kasih suami & tanggungjawab isteri
anda tidak perlu membayar apa-apa utnuk senyum pada lelaki yang anda kasihi. dia akan senyum kembali pada anda. betapa nikmatnya senyuman yang dilemparkan kepada anda itu, begitu jugalah nikmat yang dirasanya apabila anda senyum padanya

Source: http://alizareesya.blogspot.com/2009/03/buat-isteri-isteri-cara-kekalkan-kasih.html

nikmatnya ..memasukkan alat kejantanannya ke liang kewanitaanku
untuk beberapa saat aku telentang tanpa bergerak sama sekali menikmati diriku disetubuhi oleh seorang laki-laki yang bukan suamiku. sungguh sulit dipercaya, aku merasa hal ini sebagai suatu mimpi. seorang laki-laki lain yang bukan

Source: http://ceritaseruasik.blogspot.com/2009/03/nikmatnya-memasukkan-alat-kejantanannya.html

Ibu Lestari | Pasrah
HOME